{"id":616,"date":"2022-10-31T09:53:10","date_gmt":"2022-10-31T02:53:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.springhill-yume-lagoon.com\/?p=616"},"modified":"2022-10-31T09:54:20","modified_gmt":"2022-10-31T02:54:20","slug":"dampak-inflasi-terhadap-properti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.springhill-yume-lagoon.com\/dampak-inflasi-terhadap-properti\/","title":{"rendered":"Hendak Beli Rumah? Cari Tahu Dulu Dampak Inflasi Terhadap Properti!"},"content":{"rendered":"
Berencana membeli properti tapi ragu karena khawatir laju inflasi semakin tinggi?<\/p>\n
Saat harga barang dan jasa sedang naik, kita pasti lebih cermat mengelola keuangan.<\/p>\n
Bahkan, banyak orang hanya akan membeli kebutuhan esensial saja untuk menghemat pengeluaran.<\/p>\n
Pun begitu dengan membeli properti. Tak sedikit yang beranggapan, menahan uang untuk tak membeli properti dulu adalah langkah strategis.<\/p>\n
Benarkah demikian?<\/p>\n
Dalam artikel ini, kami telah memaparkan dampak inflasi terhadap properti.<\/p>\n
Mengetahui seperti apa pengaruh inflasi terhadap sektor properti bisa membuat Anda bisa mengambil keputusan tepat dalam membeli rumah, apartemen, dan properti lainnya.<\/p>\n
Jadi, mari simak selengkapnya di bawah ini!<\/p>\n
Laman resmi Bank Indonesia (bi.go.id) menjelaskan, inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam periode waktu tertentu.<\/p>\n
Jadi, kenaikan harga satu atau dua barang saja tak bisa disebut sebagai inflasi.<\/p>\n
Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi. Beberapa di antaranya adalah:<\/p>\n
Inflasi dapat terjadi ketika permintaan terhadap suatu jenis barang dan jasa tidak dibarengi dengan pasokan barangnya.<\/p>\n
Akibatnya, akan terjadi kelangkaan barang di pasaran.<\/p>\n
Kondisi seperti ini bisa menyebabkan inflasi.<\/p>\n
Faktor kedua, inflasi bisa disebabkan oleh kenaikan biaya produksi.<\/p>\n
Namun, kenaikan biaya produksi ini harus terjadi secara terus menerus.<\/p>\n
Faktor lainnya, inflasi bisa terjadi karena ketegangan geopolitik.<\/p>\n
Misalnya, krisis geopolitik yang terjadi pada 2022 adalah perang Rusia-Ukraina.<\/p>\n
Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai inflasi.<\/p>\n
Lantas, seperti apa dampak inflasi terhadap properti?<\/p>\n
<\/p>\n
Harga properti memang cenderung naik setiap tahunnya.<\/p>\n
Menurut laman raywhite.co.id, itu terjadi karena ketersediaan lahan yang terus berkurang.<\/p>\n
Seperti diketahui, lahan adalah sesuatu yang tak bisa diproduksi.<\/p>\n
Alhasil, stok properti komersial dan residensial juga ikut terbatas.<\/p>\n
Sementara itu, permintaan akan properti cenderung meningkat setiap tahunnya.<\/p>\n
Nah, selain kenaikan harga karena faktor tersebut, inflasi juga bisa membuat harga properti melambung.<\/p>\n
Hal tersebut diamini oleh Wakil Sekjen DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Herry Sulistyono.<\/p>\n
Kepada Market Review IDXChannel, ia mengatakan jika inflasi meningkat memang bisa berdampak pada kenaikan harga kebutuhan bahan bangunan.<\/p>\n
Akibat kenaikan harga material bangunan tersebut, harga jual properti juga bisa terimbas.<\/p>\n
<\/p>\n
Membeli properti bisa menjadi hal yang tepat jika tujuannya adalah untuk hedging inflasi.<\/p>\n
Menurut laman finansialku.com, inflation hedge merupakan investasi yang bisa menyediakan perlindungan nilai atas menurunnya daya beli mata uang karena kenaikan harga barang.<\/p>\n
Seperti diketahui, properti adalah aset yang nilainya cenderung tak akan susut.<\/p>\n
Hal tersebut berbeda dari uang yang nilainya terus susut setiap tahunnya karena digerus inflasi.<\/p>\n
CEO Leads Properti Indonesia, Hendra Hartono di laman propertiindonesia.id menyarankan konsumen untuk membeli properti yang sudah jadi jika ingin melindungi nilai asetnya.<\/p>\n
Jadi, jangan membeli properti yang belum dimulai pembangunannya.<\/p>\n
Sementara itu, untuk orang yang baru pertama kali membeli properti untuk ditinggali justru harus lebih cermat.<\/p>\n
Metta Anggraini yang merupakan Financial Planner mengatakan, konsumen yang baru membeli properti harus berhitung apakah kemampuan membayar cicilannya cukup atau tidak.<\/p>\n
Pasalnya, saat inflasi terjadi bank sentral akan menaikkan suku bunga acuan.<\/p>\n
Nah, jika Anda ingin membeli properti untuk hedging inflasi, kami memiliki rekomendasinya.<\/p>\n
Properti yang dimaksud adalah perumahan bernama Springhill Yume Lagoon, karya dari Springhill Group.<\/p>\n
Nilai dari properti ini akan tetap stabil karena menawarkan sejumlah keunggulan.<\/p>\n
<\/p>\n
Perumahan di Tangerang ini mengusung desain rumah Jepang.<\/p>\n
Desain bangunannya otentik khas Negeri Sakura lantaran dikembangkan oleh Springhill Group yang berkolaborasi dengan perusahaan Jepang, Hankyu Hanshin Properties Corp.<\/p>\n
Di bagian fasad dan interiornya, rumah di kompleks ini kental akan unsur alam.<\/p>\n
Hal tersebut terlihat dari adanya elemen kayu dan tanaman hijau.<\/p>\n
Selain itu, cat yang digunakan juga khas rumah Jepang, yaitu krem dan cokelat.<\/p>\n
Berkat desain rumah Jepang ini, hunian di Springhill terkesan lebih “hangat”.<\/p>\n
Nah, selain desainnya yang otentik, perumahan Springhill Yume Lagoon juga dekat ke berbagai fasilitas.<\/p>\n
Lokasi perumahan ini ada di Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten.<\/p>\n
Dari lokasi tersebut, waktu tempuh ke Supermall Karawaci hanya sekitar 30 menit saja, karena jaraknya adalah 23,2 kilometer.<\/p>\n
Selain Supermall Karawaci, fasilitas terdekat lainnya adalah Stasiun Cisauk (10 menit), AEON Mall (15 menit), dan GT Serbaraja (30 menit).<\/p>\n
Jika berminat, rumah di sini dipasarkan mulai dari Rp 600 juta-an saja.<\/p>\n
Ada rumah dengan 2-4 kamar tidur. Cocok ditempati oleh keluarga.<\/p>\n
Silakan buka halaman beranda situs ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Springhill Yume Lagoon.<\/p>\n
Jadi, demikianlah pemaparan mengenai dampak inflasi terhadap properti.<\/p>\n
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, harga properti bisa saja ikut melambung karena harga bahan bangunan meningkat akibat inflasi.<\/p>\n
Kendati demikian, membeli properti saat inflasi diprediksi akan semakin tinggi juga bisa menjadi hal yang tepat.<\/p>\n
Pasalnya, properti bisa menjadi aset yang kebal terhadap inflasi. Nilainya tidak akan susut seperti uang.<\/p>\n
Semoga Anda bisa mengambil langkah tepat dalam membeli properti, ya!<\/p>\n
<\/p>\n
Berencana membeli properti tapi ragu karena khawatir laju inflasi semakin tinggi? Saat harga barang dan jasa sedang naik, kita pasti...","protected":false},"author":4,"featured_media":618,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"\n